Gears on Game – Kolaborasi antara Hideo Kojima dan ASUS Republic of Gamers resmi menjadi salah satu sorotan terbesar di CES 2026. Melalui kerja sama dengan Kojima Productions, ASUS ROG memperkenalkan lini gaming gear edisi terbatas yang mengusung filosofi Ludens dan slogan “For Ludens Who Dare”. Koleksi Asus ROG x Kojima Productions ini bukan sekadar perangkat gaming dengan tampilan berbeda, tetapi sebuah pernyataan identitas yang merayakan kreativitas, eksplorasi, dan keberanian untuk tampil tidak biasa.
Kolaborasi ini menghadirkan satu perangkat utama berupa gaming tablet ROG Flow Z13 KJP, serta tiga periferal pendamping yang terdiri dari mouse, headset, dan desk mat. Seluruh produk dirancang untuk penggemar karya Kojima, khususnya mereka yang akrab dengan semesta Death Stranding dan karakter ikonik Ludens. Dari desain visual hingga detail tulisan kecil di bodi perangkat, semuanya dirancang untuk terasa seperti artefak futuristik yang hidup di dunia fiksi Kojima.
Filosofi Ludens dan Sentuhan Yoji Shinkawa

Salah satu fondasi utama dari kolaborasi ini adalah filosofi From Sapiens to Ludens yang menjadi identitas Kojima Productions. Filosofi tersebut memandang manusia bukan hanya sebagai makhluk berpikir, tetapi juga sebagai pemain dan pencipta. Nilai ini kemudian dipadukan dengan semangat ROG yang dikenal lewat motto For Those Who Dare, sehingga lahirlah pendekatan desain yang berani dan eksperimental.
Seluruh desain visual dalam koleksi ini dikerjakan dengan keterlibatan langsung Yoji Shinkawa, art director legendaris yang dikenal lewat gaya ilustrasi khas di Metal Gear dan Death Stranding. Shinkawa membawa pendekatan mekanikal futuristik ke dalam perangkat keras, mulai dari garis sudut tajam, tipografi industrial, hingga detail peringatan teknis yang sengaja ditampilkan sebagai bagian dari estetika.
ROG Flow Z13 KJP sebagai Pusat Koleksi

ROG Flow Z13 KJP menjadi perangkat inti dalam kolaborasi ini. Secara bentuk, ia tetap mempertahankan format 2-in-1 yang memadukan tablet dan laptop gaming. Namun secara visual, hampir tidak ada bagian yang dibiarkan polos. Chassis CNC aluminium dipadukan dengan carbon fiber, menghasilkan kesan perangkat militer futuristik yang sangat kuat.
Perangkat ini menggunakan prosesor AMD Ryzen AI Max+ 395 dengan Radeon 8060S Graphics, membawa 16 core Zen 5 dan arsitektur RDNA 3.5. Berbeda dari laptop konvensional, Flow Z13 KJP mengusung unified memory hingga 128 GB, sehingga CPU dan GPU dapat berbagi memori secara dinamis untuk gaming dan kerja kreatif. Kehadiran NPU 50 TOPS juga menegaskan kesiapan perangkat ini untuk beban kerja AI lokal.
Layarnya berukuran 13,4 inci dengan resolusi 2.5K, refresh rate 180 Hz, tingkat kecerahan 500 nits, dan cakupan warna DCI-P3 penuh. Kombinasi ini menjadikannya ideal tidak hanya untuk bermain game, tetapi juga untuk produksi konten visual. Perangkat ini juga dibekali keyboard detachable dengan desain unik, termasuk sudut menonjol yang sengaja dibuat lebih besar dibanding versi standar.
Sebagai pelengkap, Flow Z13 KJP hadir dengan hard case putih bergaya kargo Death Stranding, kemasan khusus, adaptor daya kustom, serta tema eksklusif Armoury Crate yang membuat pengalaman pengguna terasa benar-benar berbeda.
Lini Periferal Edisi Kojima Productions

Sebelum membahas satu per satu periferalnya, penting untuk dipahami bahwa ASUS tidak merancang lini ini sebagai perangkat baru dari nol. Basis hardware yang digunakan adalah produk ROG kelas atas yang sudah dikenal performanya, lalu diperkaya dengan identitas visual dan narasi khas Kojima Productions.
ROG Keris II Origin KJP Edition hadir sebagai mouse ultraringan dengan bobot sekitar 65 gram. Mouse ini menggunakan sensor ROG AimPoint Pro 42.000 DPI dengan polling rate hingga 8.000 Hz. Secara visual, warna putih dipadukan dengan aksen emas dan hitam, serta tulisan “Extra Vehicular Creative Activity Device” di bagian atas bodi. Desain ini membuatnya terasa seperti alat eksplorasi, bukan sekadar mouse gaming.
ROG Delta II KJP menjadi headset wireless yang mengusung desain lebih minimalis dibanding Flow Z13, namun tetap sarat makna. Headset ini mendukung konektivitas Bluetooth, 2.4 GHz, dan kabel 3.5 mm, sehingga kompatibel dengan berbagai platform. Driver titanium 50 mm menghadirkan audio resolusi tinggi, sementara mikrofon boom wideband memastikan kualitas komunikasi tetap jernih. Salah satu detail menarik adalah kalimat peringatan di bodinya yang menyindir kebiasaan gamer bermain terlalu lama.
ROG Scabbard II XXL KJP melengkapi koleksi sebagai desk mat berukuran besar dengan dimensi 900 x 400 mm. Permukaannya menggunakan kain premium yang tahan air dan debu, dengan ilustrasi kepala Ludens serta tulisan For Ludens Who Dare. Meski paling sederhana, desk mat ini justru menjadi elemen visual yang menyatukan seluruh setup.
Harga, Ketersediaan, dan Segmentasi Pasar

Sebagian besar produk dalam koleksi ini dirilis sebagai edisi terbatas. Flow Z13 KJP diperkirakan meluncur pada pertengahan hingga akhir kuartal pertama 2026, sementara periferal seperti mouse, headset, dan desk mat dijadwalkan rilis lebih awal pada Februari 2026 di beberapa pasar.
Harga resmi belum diumumkan secara global, namun bocoran retailer menunjukkan bahwa lini periferal ini diposisikan di segmen premium. Pendekatan ini menegaskan bahwa kolaborasi ROG x Kojima Productions tidak ditujukan untuk semua gamer. Produk-produk ini lebih relevan bagi kolektor, penggemar berat karya Kojima, dan pengguna yang menghargai desain serta narasi di balik sebuah perangkat.
Lebih dari Sekadar Gaming Gear

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perangkat keras gaming bisa menjadi medium ekspresi artistik. ASUS dan Kojima Productions tidak hanya menjual spesifikasi, tetapi juga pengalaman dan identitas. Setiap detail pada perangkat seolah mengajak pengguna untuk menjadi bagian dari filosofi Ludens, yaitu mereka yang berani bermain, bereksperimen, dan mencipta.
Bagi kamu yang mencari perangkat dengan rasio harga terhadap performa terbaik, koleksi ini mungkin bukan pilihan utama. Namun bagi mereka yang melihat teknologi sebagai perpanjangan dari dunia kreatif, Asus ROG x Kojima Productions menjadi salah satu kolaborasi paling berani dan paling berkarakter yang pernah hadir di industri gaming hardware.
